GKII SINODE PAPUA
Memuat halaman...
Warta Sinode

Sinergi Gereja dan Pemerintah, Bupati Puncak Buka Konferensi Sinode IV GKII Papua Tengah di Timika

Administrator Sinode 14 Oct 2026, 00:02 120 Dibaca
Sinergi Gereja dan Pemerintah, Bupati Puncak Buka Konferensi Sinode IV GKII Papua Tengah di Timika

GKII SINODE PAPUA – TIMIKA — Bupati Puncak, Elvis Tabuni, secara resmi membuka Konferensi Sinode IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah II Papua Tengah yang digelar di Gedung Graha GKII, Timika, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat pelayanan gereja dan persekutuan umat di tanah Papua.

Pembukaan ditandai dengan penabuhan tifa bersama Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, Wakil Bupati Mimika, Kapolres Puncak, dan Dandim 1717/Puncak.

Dalam sambutannya, Elvis menegaskan pentingnya sinergi antara gereja dan pemerintah dalam memperkuat iman, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.

"“Atas nama Pemerintah Kabupaten Puncak, saya menyampaikan selamat datang dan selamat berkonferensi kepada seluruh pimpinan gereja, hamba Tuhan, dan para peserta,” ujar Elvis."

Fokus Evaluasi dan Penguatan Karakter

Elvis menekankan bahwa konferensi sinode bukan sekadar agenda rutin atau ajang pemilihan pengurus, melainkan momentum evaluasi pelayanan dan perbaikan program di masa depan. Ia mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga persatuan di tengah perbedaan pendapat.

“Perbedaan pendapat adalah hal biasa. Namun, jangan sampai memecah belah. Mari utamakan kasih, persaudaraan, dan kehendak Tuhan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik seperti infrastruktur dan fasilitas umum, Elvis menyebut pembangunan karakter serta spiritual masyarakat tidak kalah penting. Untuk itu, peran aktif tokoh agama dan elemen masyarakat sangat dibutuhkan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Gereja dan pemerintah memiliki peran yang saling melengkapi dalam melayani masyarakat,” tambah Elvis.

Dipindahkan ke Timika

Elvis juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sedianya direncanakan berlangsung di Kabupaten Puncak. Namun, karena pertimbangan kondisi dan keamanan daerah, lokasi akhirnya dipindahkan ke Timika. Meski demikian, ia meminta seluruh jemaat terus mendoakan agar Kabupaten Puncak selalu aman dan damai.

Diikuti 564 Peserta

Konferensi yang berlangsung selama empat hari ini mengusung tema “Bertumbuh Bersama” (Efesus 4:15–16) dan subtema komitmen bertumbuh secara holistik menuju Satu Abad GKII pada tahun 2028 (Yesaya 40:31).

Ketua Panitia mencatat sebanyak 564 orang hadir sebagai peserta, terdiri dari 560 utusan terdaftar dari 28 klasis—meliputi wilayah pelayanan Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, dan Mimika—serta empat perwakilan Badan Pengurus GKII Pusat.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, Ketua Sinode GKII Wilayah II Papua Tengah Pdt. Dr. Hansk Wakerkwa, M.Si., serta unsur Forkopimda dan pejabat Pemprov Papua Tengah maupun Pemkab Puncak.

(Biro Media Digital GKII Sinode Papua)

Berikan Reaksi Anda untuk Berita Ini

Berita Terkait Lainnya