GKII SINODE PAPUA
Memuat halaman...
Warta Sinode

Konferensi ke-XIII GKII Klasis Kota Jayapura Resmi Dibuka, Usung Tema "Growing Together" dan Fokuskan Sinergi Pembangunan Umat

Administrator Sinode 15 Oct 2026, 04:48 274 Dibaca
Konferensi ke-XIII GKII Klasis Kota Jayapura Resmi Dibuka, Usung Tema "Growing Together" dan Fokuskan Sinergi Pembangunan Umat

— Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Kota Jayapura secara resmi membuka rangkaian kegiatan Konferensi ke-XIII di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura. Ajang lima tahunan yang mempertemukan para pelayan Tuhan, jemaat, dan pimpinan gereja ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Oktober 2026.

Acara pembukaan yang sarat dengan nuansa kekeluargaan dan semangat kebersamaan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M, yang ditandai dengan pemukulan tifa bersama para pimpinan gereja dan unsur Forkopimda.

Semangat "Growing Together" dan Tiga Agenda Strategis

Mengusung tema "Growing Together" (Tumbuh Bersama) yang berlandaskan pada Kitab Efesus 4:14–16, konferensi ini merefleksikan panggilan gereja untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan melangkah bersama menuju kedewasaan di dalam Kristus Yesus.

Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Jeane Tengkar, M.Th, dalam laporan panitianya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Wakil Walikota di tengah kesibukan pemerintahan. Ia juga memaparkan perjuangan panitia bersama 11 jemaat, 4 pos PI, dan 2 persekutuan doa dalam mempersiapkan perhelatan akbar ini.

Senada dengan hal tersebut, Ketua GKII Klasis Kota Jayapura, Pdt. Reinhard Berhitu, M.Th, menegaskan bahwa Konferensi ke-XIII ini memiliki tiga agenda utama yang krusial:

  1. Evaluasi Pelayanan 5 Tahun: Menilai perjalanan pelayanan periode sebelumnya secara objektif—bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk koreksi, perbaikan, dan rasa syukur atas penyertaan Tuhan.
  2. Penyusunan Program 5 Tahun ke Depan: Merumuskan garis-garis besar program pelayanan (grand design) yang strategis, termasuk pengembangan pelayanan hingga ke wilayah Koya Barat, Koya Timur, hingga Mosso.
  3. Pemilihan Badan Pengurus Baru: Memilih dan menetapkan Badan Pengurus GKII Klasis Kota Jayapura periode 2026–2031 serta melengkapi struktur kepengurusan di tingkat klasis.

Sementara itu, Ketua GKII Sinode Papua, Pdt. Otniel Kaway, M.Th, turut menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan serta menyambut baik pemekaran Klasis Persiapan Muara Tami. Pemekaran ini diharapkan mampu memperluas jangkauan penginjilan dan merealisasikan target penjangkauan 5.000 jiwa dalam kepemimpinan lima tahun ke depan.

Pesan Pemerintah Kota Jayapura: Sinergi Gereja dan Pemerintah

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., memuji peran historis gereja khususnya GKII dan GKII sebagai fondasi peradaban, pendidikan, dan kesehatan di Tanah Tabi. Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus bergandengan tangan dengan lembaga keagamaan dalam membangun moral dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota Jayapura menitipkan tiga pesan penting kepada para peserta konferensi:

  1. Menjaga Persatuan dan Toleransi: Menjaga Kota Jayapura sebagai miniaturnya Indonesia yang rukun, damai, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan di bawah falsafah Satu Tungku Tiga Batu (Pemerintah, Adat, dan Agama).
  2. Perhatian Serius pada Generasi Muda: Mengajak gereja untuk aktif memberikan pencerahan dan program pembinaan guna membentengi remaja dan pemuda dari pengaruh negatif minuman keras, narkoba, serta kenakalan remaja.
  3. Dukungan Kebersihan dan Pembangunan Kota: Mendorong keterlibatan aktif jemaat dalam menjaga kebersihan lingkungan kota demi mewujudkan visi Kota Jayapura sebagai kota jasa yang berbudaya, religius, maju, mandiri, dan sejahtera menuju Jayapura Emas.

Pemerintah Kota juga memaparkan sejumlah program pro-rakyat, mulai dari penyediaan insentif bagi guru-guru sekolah minggu, program wisata rohani, fasilitas pemakaman gratis di Buper bagi warga yang membutuhkan, hingga sosialisasi nomor call center darurat (Pemadam Kebakaran, PSC 119, PMI, BPBD, dan PJU) untuk mempermudah akses pelayanan masyarakat.

Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama, penyerahan mandat persidangan, serta sesi foto bersama Wakil Walikota Jayapura bersama jajaran pimpinan sinode, klasis, panitia, dan tamu undangan yang hadir.

(Biro Media Digital GKII Sinode Papua)

Berikan Reaksi Anda untuk Berita Ini

Berita Terkait Lainnya