GKII SINODE PAPUA
Memuat halaman...
Warta Sinode

Cetak Sejarah Baru: Pdt. Rut Selan, S.Th. Terpilih Sebagai Perempuan Pertama Ketua GKII Klasis Kota Jayapura

Administrator Sinode 16 Oct 2026, 10:20 190 Dibaca
Cetak Sejarah Baru: Pdt. Rut Selan, S.Th. Terpilih Sebagai Perempuan Pertama Ketua GKII Klasis Kota Jayapura

– Konferensi ke-XIII Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Kota Jayapura yang berlangsung pada tanggal 14–16 Oktober 2026 resmi ditutup dengan mengukuhkan sebuah torehan sejarah baru yang monumental. Melalui forum tertinggi di tingkat klasis tersebut, Pdt. Rut Selan, S.Th. terpilih dan dilantik sebagai perempuan pertama yang memegang tongkat estafet kepemimpinan sebagai Ketua GKII Klasis Kota Jayapura untuk periode pelayanan 2026–2031. Peristiwa ini menandai era baru inklusivitas kepemimpinan dalam sejarah pelayanan gereja di tanah Papua.

Prosesi pelantikan yang sakral, ditandai dengan penumpangan tangan oleh para hamba Tuhan senior serta pengucapan ikrar suci pelayan gereja, dipimpin langsung oleh Ketua GKII Sinode Papua, Pdt. Otniel Kaway, M.Th., dengan didampingi oleh Sekretaris Pdt. Patriot Kayoi, S.Th. Momentum bersejarah yang berpusat di hotel horison kotaraja di Kota Jayapura ini tidak hanya menetapkan pengurus definitif Klasis Kota Jayapura lewat pengesahan SK Nomor 11/SK-PS/XIII/KKJ/2026, tetapi juga meresmikan ekspansi pelayanan baru melalui pelantikan pengurus Klasis Persiapan Muaratami yang dikomandoi oleh Vic. Nance Tandi Rama, S.Th. Langkah pemekaran ini diambil guna merespons pertumbuhan jemaat yang masif serta memperluas jangkauan pekabaran Injil di wilayah perbatasan.

Air Mata Haru dan Restu Estafet Pelayanan Intergenerasi

Dalam khotbah perdana yang disampaikan dengan linangan air mata haru dan diselimuti suasana spiritual yang mendalam, Pdt. Rut Selan, S.Th. menyampaikan kebenaran firman Tuhan yang tertuang dalam kitab Efesus 4:14-16. Di hadapan ratusan utusan dari 11 jemaat, 4 pos pekabaran Injil (PI), dan 2 persekutuan doa, ia menekankan pentingnya kedewasaan iman agar seluruh badan pengurus dan jemaat tidak mudah diombang-ambingkan oleh rupa-rupa pengajaran palsu serta kelicikan manusia yang menyesatkan.

Dengan suara bergetar karena emosi yang mendalam, Pdt. Rut Selan membagikan kesaksian pribadi mengenai pesan terakhir dari mendiang ibunya, Mama Selan, yang disampaikan melalui telepon tepat setengah jam sebelum sang ibu mengembuskan napas terakhir. Sang ibu meminta dirinya untuk tetap teguh, setia mengabdi di lingkungan GKII, dan bersiap meneruskan jejak langkah pelayanan sang ayah, Pdt. Frans Selan, yang merupakan tokoh perintis sekaligus Ketua Klasis pertama di Kota Jayapura. Restu dan amanah intergenerasi inilah yang menjadi bahan bakar spiritual baginya untuk menerima tanggung jawab besar ini.

“Hari ini saya berdiri di mimbar ini, di hadapan Bapak, Ibu sekalian, bukan karena kekuatan, kepintaran, atau kehebatan saya sendiri, melainkan karena buah doa orang tua dan anugerah besar yang ditaruh di tangan Allah. Roh pelayanan yang pernah Tuhan berikan dan taruh pada pundak bapa saya puluhan tahun lalu, roh yang sama itulah yang hari ini Tuhan titipkan dan hidupkan kembali di dalam diri saya untuk melayani jemaat-Nya di Klasis Kota Jayapura. Kita semua adalah debu tanah, tetapi ketika debu itu berada di tangan sang Pencipta, Dialah yang akan menyatakan kuasa-Nya,” ungkap Pdt. Rut Selan yang langsung disambut isak tangis haru dan tepuk tangan jemaat. Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Sinode dan para hamba Tuhan senior yang telah membuka ruang serta memberikan kepercayaan penuh bagi kepemimpinan perempuan dalam struktur organisasi gereja.

Menanggapi terpilihnya kepengurusan baru, Ketua Sinode Papua, Pdt. Otniel Kaway, M.Th., menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan pembekalan teologis dan organisatoris yang kuat. Beliau mengingatkan bahwa BPH Klasis Kota Jayapura yang baru dilantik merupakan mandataris sah konferensi yang memegang wewenang penuh sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) GKII untuk mengeksekusi garis-garis besar program kerja 5 tahunan yang tertuang dalam SK Nomor 12/SK-PS/XIII/KKJ/2026. Pdt. Otniel menegaskan bahwa tantangan pelayanan di era modern, terutama di wilayah perkotaan yang heterogen, akan semakin kompleks dan penuh rintangan, sehingga membutuhkan kerja sama kolektif yang solid serta keterbukaan hati.

“Pekerjaan Tuhan di tanah Papua ini teramat besar, medannya menantang, dan tidak akan pernah bisa dikerjakan oleh satu individu atau satu kelompok saja. Sinode Papua saat ini memikul tanggung jawab besar atas delapan klasis yang tersebar, dan ada hubungan timbal balik serta keterikatan organisatoris yang harus terus kita rawat. Kolaborasi yang bersinergi, transparan, dan berjenjang—mulai dari tingkat jemaat akar rumput, tingkat klasis sebagai pengayom, hingga ke tingkat sinode—harus berjalan selaras dan seirama. Taruh semua kelebihan, ego, jabatan, dan kepintaran kita di bawah kaki salib Kristus, agar pelayanan ini benar-benar membuahkan pertumbuhan jemaat yang sehat,” tegas Pdt. Otniel Kaway dalam sambutan penutupnya.

Langkah Iman Panitia dan Target Agung Misi Jangkau 5.000 Jiwa

Keberhasilan luar biasa dari penyelenggaraan Konferensi XIII ini juga menjadi catatan emas tersendiri bagi kepanitiaan pelaksana yang dipimpin oleh Pdt. Jeane Tengkar, M.Th. Dalam pidato laporannya, Pdt. Jeane mengucap syukur yang tak terhingga atas penyertaan Tuhan yang ajaib, yang membuat seluruh rangkaian agenda lima tahunan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, tenteram, dan sukses tanpa ada hambatan keamanan sedikit pun, meskipun waktu persiapan fisik yang dimiliki panitia tergolong sangat singkat, yakni hanya tiga bulan sejak mereka dilantik pada 1 Desember 2025 lalu di gerbang perayaan Natal.

Sambil memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran panitia yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan materi pribadi, Pdt. Jeane secara khusus menitipkan sebuah amanah dan visi misi yang sangat krusial bagi kepengurusan BPH dan komisi-komisi yang baru saja mengucapkan janji setianya. Ia menekankan bahwa esensi eksistensi tertinggi dari sebuah gereja bukanlah kemewahan seremonial, melainkan pergerakan misi amanat agung untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang.

“Tugas panitia telah usai secara fisik, tetapi doa kami tidak akan pernah berhenti untuk kepengurusan yang baru. Kami menitipkan satu target misi yang agung dan besar kepada pengurus periode 2026-2031, yaitu bergerak bersama menjangkau, melayani, dan memenangkan 5.000 jiwa dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Klasis Kota Jayapura dan Klasis Persiapan Muaratami harus menjadi lumbung penuaian jiwa. Gunakan berbagai metode, manfaatkan teknologi dan komisi media digital yang ada, serta terjun langsung ke lapangan. Ingat selalu prinsip pelayanan kita: cari jiwa terlebih dahulu, jangan cari keuntungan materi atau duit. Ketika kita mendahulukan kerajaan Allah dan jiwanya, maka berkat materi untuk pelayanan akan dicukupkan oleh-Nya,” papar Pdt. Jeane Tengkar dengan penuh semangat berapi-api.

Di sisi lain, laporan keuangan yang dibacakan oleh panitia juga menunjukkan tingkat transparansi dan akuntabilitas yang tinggi, sekaligus menjadi kesaksian nyata tentang mukjizat finansial. Pdt. Jeane mengungkapkan bahwa pada awal masa persiapan, sempat terjadi perdebatan dan adu argumen yang cukup alot di internal jemaat mengenai keputusan penggunaan fasilitas hotel sebagai lokasi konferensi. Mengingat kondisi ekonomi yang menantang, ada desakan kuat untuk memindahkan seluruh rangkaian acara ke gedung Gereja GKII Jemaat Bethesda selaku tuan rumah demi menghemat anggaran. Namun, dengan keyakinan teologis yang teguh, panitia memilih untuk melangkah dengan iman yang hidup.

Dari total kebutuhan dana ideal yang dianggarkan sebesar Rp. 359.000.000, panitia secara ajaib berhasil menghimpun dan merealisasikan dana tunai sebesar Rp. 238.465.000 hingga hari penutupan. Kekurangan angka anggaran tersebut mampu ditutupi oleh kebijakan manajemen hotel serta kontribusi gotong royong yang luar biasa dari berbagai pihak. Dana yang masuk tersebut bersumber dari janji iman internal panitia pelaksana yang mencapai angka fantastis Rp. 118.450.000, sumbangan tunai dari Jemaat Bethesda sebesar Rp. 23.000.000, bantuan stimulus dari BPH Klasis lama senilai Rp. 20.000.000, dana pendaftaran resmi para peserta konferensi sebesar Rp. 32.000.000, kontribusi wajib gabungan jemaat, pos PI, dan persekutuan doa sebesar Rp. 16.500.000, bantuan dari sponsor baliho/iklan senilai Rp. 10.100.000, serta hasil penggalangan dana kreatif melalui usaha bazar makanan jemaat yang menyumbang sebesar Rp. 18.415.000.

Konferensi XIII ini secara resmi diakhiri dengan prosesi penyerahan palu sidang, dokumen pertanggungjawaban, beserta 12 surat keputusan strategis dari pimpinan sidang lama kepada Ketua Klasis terpilih, Pdt. Rut Selan, S.Th. Penyerahan dokumen ini menandai dimulainya masa paripurna kedua sekaligus penutupan resmi seluruh rangkaian konferensi, untuk kemudian bergerak maju mengimplementasikan seluruh program kerja nyata di tengah-tengah masyarakat dan jemaat di Kota Jayapura hingga tahun 2031 mendatang.

Struktur Kepengurusan Lengkap GKII Klasis Kota Jayapura Periode 2026–2031

Dewan Penasihat Organisasi:

  • PDT. REINHARD J. BERHITU, M.Th
  • DRS. ALEX RUMASEB, MM
  • DRS. FRANS R. KRISTANTUS, MM
  • JOHNY F. SAMAN, SE., MM

Majelis Kehormatan Disiplin dan Pemulihan (MKDP):

  • PDT. KAREL MANIANI, M.Th
  • LESMAN TABUNI., SKM., MM
  • VIDA M. PAKSOAL, S.KEP
  • ELISA BENONY TITAHENA, SH., MH

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK):

  • MAYA FANIE, SE., MM
  • ABEDNEGO KUDIAI, S. Sos

Badan Pengurus Harian (BPH):

  • Ketua : PDT. RUTH SELAN, S. Th
  • Wakil Ketua : PDT. JOHAN GODLIEF NUSSY, M. Th
  • Sekretaris : DEMIANUS LIKUMAHUE, S. Pdk
  • Wakil Sekretaris : VIC. BILLY RELISTA PUTRA, M. Th
  • Bendahara : PDT. ZEVHYRIEN P. YESIANDA, M. Th
  • Wakil Bendahara : SOLAFIDE SROYER SIAHAYA, S. Pd

Komisi-Komisi :

  • Komisi Perkaria : DANCE NAWIPA, S. Pd., M. Si
  • Komisi Perkauan : HANNA WAILERUNY
  • Komisi Pemuda : VIC. TONNY WENDA, S. Th
  • Komisi Anak dan Remaja : Ev. YENNY WOSPAKRIK, S. Th
  • Komisi Misi dan Penginjilan : PDT. JACKSON KONAI, S. PAK
  • Komisi PWJ dan Keluarga : PDT. EMMY MARIANI TUTO, S. Pak
  • Komisi Hukum dan Advokasi : FERNANDES JAYA PRANATA BONAY, SP., MH
  • Komisi Media Digital : ALEX MANIAGASI
  • Komisi Sosial dan Tanggap Bencana : JORGEN MANUFANDU
  • Komisi Pendidikan, Pengembangan SDM, dan Litbang: PDT. YUNANINGDYAH HARJONO, M. Th
  • Komisi Pelayanan Kesehatan Masyarakat: Drg. MEISKE E. PAOKI, Sp.BM
  • Komisi Pemberdayaan Ekonomi Jemaat dan Pengelolaan Aset Gereja: MERRY LAUW, SE
  • Lembaga Pelayanan Kelompok Profesional (LP2KI2): JEFFRY EDWARD PERSULESSY, SE

Struktur Kepengurusan Lengkap Klasis Persiapan Muaratami Periode 2026–2031

  • Koordinator : VIC. NANCE TANDIRAMMA, S.TH
  • Sekretaris : GABRIEL AGUNG, S.FIL
  • Bendahara : MARTHA HUNI
  • Komisi Perkaria : DEVID ROBERT SOKOY, S.PD
  • Komisi Perkauan : VIC. FRISKA MELVIA SAPTENNO, S.TH., MA
  • Komisi Pemuda : KEYSA TRIVENA TOTO, S.FIL
  • Komisi Anak dan Remaja : EV. SHERLY TAMBA, S.PDK
Berikan Reaksi Anda untuk Berita Ini

Berita Terkait Lainnya